Laman

Cari

Customer Service

Sms/WA/Line : 08995489942
email : penerbitrasibook@gmail.com
twitter : @rasibook
fanpage : Rasibook

Cara Pembayaran

Cara Pembayaran
BCA 5140186416

Mandiri 900-00-0635774-4

Selamat datang di Rasibook.com

Kami menyediakan buku-buku yang menarik. Selain itu kami juga merupakan penerbit self publishing yang bisa menerbitkan buku anda. Silakan berbelanja dan mengunakan service kami. Terima kasih
BUKU TERBARU

Berkarya dalam Hening (Rp. 42.000,-)

 

Judul    : Berkarya dalam Hening

Kode    : NF-BdH
Kategori: Non fiksi
Penulis  : Arini T. Soemohadiwidjojo
Tebal    : 130 halaman
Harga   : Rp. 42.000,-













Banyak orang introvert yang tidak menyadari atau tidak memahami bahwa dirinya seorang introvert, sehingga seringkali merasa kebingungan ketika dirinya tidak terlihat atau merasa tidak dihargai orang lain. Di sisi lain, masih banyak orang yang tidak memahami karakter introversi, sehingga mereka berusaha mengarahkan agar orang-orang introvert mengubah dirinya menjadi lebih terbuka, lebih outspoken, dan lebih berpartisipasi dalam berbagai kegiatan. Sejatinya, seorang introvert tidak ingin (dan tidak bisa) mengubah diri mereka. Mereka hanya memerlukan bantuan untuk memahami karakter introversinya, dan mengatasi hambatan yang timbul akibat karakter tersebut.

Buku “Berkarya Dalam Hening” terinspirasi dari pengalaman dan curahan hati seorang introvert yang harus berhadapan dengan dunia yang memiliki tuntutan tinggi terhadap ekstroversi. Melalui buku ini, diharapkan dunia menyadari bahwa orang introvert juga memiliki tempat di dunia yang cenderung ekstrovert dan hingar bingar. Buku ini juga menggali bahwa dunia sebenarnya telah membuktikan, dalam keheningan introversinya, banyak introvert yang telah menghasilkan berbagai adikarya yang mampu mengguncangkan dunia.
 


Versi digitalnya bisa didapatkan di: 


GOOGLE PLAY BOOK

Perilaku Kolektif dan Gerakan Sosial (Rp. 56.000,-)


Judul    : Perilaku Kolektif dan Gerakan Sosial

Kode    : NF-PKdGS
Kategori: Non fiksi
ISBN     : 978-623-6728-01-7
Penulis  : AF Sigit Rochadi
Tebal    : 255 halaman
Harga   : Rp. 56.000,-








Studi tentang gerakan sosial diawali dari kajian terhadap perubahan sosial secara sekilas. Hal ini dikarenakan gerakan sosial mula-mula muncul sebagai respon terhadap perubahan sosial. Dikemukakan secara singkat bentuk-bentuk perubahan sosial seperti evolusi, involusi, dan revolusi. Bagian kedua membahas perilaku kolektif dimulai dari kajian berbagai konsep, bentuk-bentuk perilaku kolektif dan teori-teori yang berusaha menjelaskannya. 

Perilaku kolektif juga sering disebut gerakan sosial klasik. Materi buku ini juga mencakup gerakan sosial lama dan gerakan sosial baru (new social movement). Sesungguhnya, materi gerakan sosial sangat melimpah. Mulai dari studi Gustave Le Bon pertengahan abad XIX sampai teori mobilisasi sumberdaya (resource mobilization theory) dan teori struktur peluang politik yang dikembangkan oleh Tarrow (1994). 


Versi digitalnya bisa didapatkan di: 



Setetes Air (Rp. 40.000,-)


Judul    : Setetes Air
Kode    : KCKP-SA
Kategori: Kumulan Cerpen dan Puisi
Penulis  : Superival
Tebal    : 136 halaman
Harga   : Rp. 40.000,-











Bulan ini musim kemarau, sudah beberapa bulan hujan tak turun membasahi butiran tanah di negeri ini. Sungai pun telah mengering hampir tak menyisakah air sama sekali, semuanya tak ada. Kecuali aku yang bersembunyi di balik batu. Bersembunyi dari panasnya pancaran sinar matahari.

Aku hanya setetes air. Aku sendiri yang tersisa. Aku merasa sepi. Semua telah menghilang seiring datangnya musim kemarau di wilayah kami. Aku pun kasihan pada ikan-ikan yang mati, tergelepak tanpa air hingga tubuhnya tak mampu bergerak lagi. Juga pada diriku yang sepi dan hanya sendiri.


Versi digitalnya bisa didapatkan di: 

GRAMEDIA DIGITAL

GOOGLE PLAY BOOK


Menatap Awan Menggapai Bintang (Rp. 86.000,-)


Judul    : Menatap Awan Menggapai Bintang

Kode    : N-MAMB
Kategori: Novel
Penulis  : Superival
Tebal    : 468 halaman
Harga   : Rp. 86.000,-










Suatu Ketika, aku duduk menyandar di sebuah pohon di atas bukit

Kunaikkan daguku dan kuarahkan pandanganku ke atas,

Menatap awan putih yang terbang anggun diantara birunya langit

Aku bertanya pada diriku sendiri, “Mungkinkah menggapainya...?”

..........

Suatu ketika, dalam hidupku, aku tak pernah menyangka bisa menggapai yang jauh lebih tinggi dari itu.....

Bintang


Rei adalah pria yang belum menemukan apa cita-cita yang sesungguhnya. Selepas lulus kuliah, ia bekerja di sebuah perusahaan kontraktor. Semakin hari Rei semakin merasa tak cocok dengan pekerjaannya. Temannya, Excel, ternyata resign terlebih dahulu karena lebih memilih berjualan kripik untuk memperjuangkan mimpinya. Hal itu membuat Rei bertanya pada dirinya sendiri tentang sampai kapan ia bertahan di perusahaan itu. Saat itu pun, Rei akhirnya menemukan kata hatinya, ia suka menulis. Namun ia tak tahu apakah ia bisa hidup dari menulis. Ia masih meragu untuk resign.


Suatu ketika, Rei pun akhirnya memutuskan untuk resign. Setelah beberapa lama, tanpa ia sangka, ia bertemu lagi dengan Awania, teman kantornya. Dan saat itu, ketika Rei menatap Nia sekejap, ia pun menyadari ke mana hatinya memilih. Nia punya impian menjadi fotografer, namun ia tak mengerti mengapa papahnya selalu menentangnya. Selain itu, papahnya juga selalu berusaha menjodohkannya dengan Bayu, anak temannya yang kaya raya.


Suatu ketika, Rei dan Nia saling mengetahui apa harapan dan impian masing-masing. Nia mengetahui kalau Rei ingin sukses menjadi penulis, sementara Rei mengetahui kalau Nia sebenarnya ingin menjadi fotografer. Mereka berdua pun terpikir untuk mendirikan usaha penerbit majalah. Rei yang menulis, sedangkan Nia yang menjadi fotografer.


Impian dan hubungan mereka dihadang banyak rintangan. Seperti awan yang hampir tak mungkin bisa digapai. Mampukah Rei meraih impian bersama Awania? Di saat Nia telah dijodohkan oleh papahnya. Ataukah Rei menemukan pengganti Nia, untuk berjuang bersamanya meraih impian. Di sisi lain, apakah Nia bisa menentang perjodohan itu, atau ia terpaksa harus menerima perjodohan itu? Akankah Nia akhirnya menemukan alasan mengapa papahnya menentang impiannya menjadi fotografer? Yang ternyata berkaitan dengan masa lalu papah dan mamahnya yang Nia tidak tahu. Ataukah ia harus mengubur impiannya menjadi fotografer karena alasan yang sama sekali tak ia mengerti.


Versi digitalnya bisa didapatkan di: 

GRAMEDIA DIGITAL

GOOGLE PLAY BOOK



Ayo Jaga Kebersihan dan Kesehatan Kota (Rp. 32.000,-)


Judul    : Ayo Jaga Kebersihan dan Kesehatan Kota
Kode    : NF-AJKdKK
Kategori: Non fiksi
ISBN     : 978-623-7214-97-7
Penulis  : Agus S Sadana
Tebal    : 36 halaman
Harga   : Rp. 32.000,-









Pertambahan jumlah penduduk berakibat pada semakin padatnya penghuni kota. Kota yang padat memiliki risiko kesehatan yang cukup tinggi dan mudah terjadi penularan penyakit antar penduduknya. Oleh karena itu memelihara kebersihan kota merupakan hal yang penting untuk menjaga kesehatan kota. Banyaknya aktivitas yang menggunakan fasilitas dan ruang bersama juga meningkatkan risiko penularan berbagai penyakit antar penduduk. Akibatnya penyebaran penyakit menular dapat tidak terkendali. Tema pada buku kecil ini diangkat dari pengalaman terjadinya wabah virus yang melanda seluruh dunia si awal tahun 2020. Semoga isi buku kecil ini dapat meningkatkan pemahaman pembaca tentang perlunya menjaga kebersihan dan kesehatan kota.

Versi digitalnya bisa didapatkan di: 



Dari Warna-Warna Politis hingga Selamat Tinggal Soekarno-Hatta (Rp. 46.000,-)


Judul    : Dari Warna-Warna Politis hingga Selamat Tinggal Soekarno-Hatta
Kode    : NF-WWPhSTSH
Kategori: Non fiksi
ISBN     : 978-623-7214-94-6
Penulis  : Dony Tjiptonugroho
Tebal    : 170 halaman
Harga   : Rp. 46.000,-









Hanya di buku ini Anda pertama kali membaca tentang 'mendaukkan Senayan'. Hanya di buku ini juga Anda bisa mengecek apakah, meski merasa diri nasionalis dan menghargai jasa-jasa pahlawan bangsa, Anda termasuk yang justru melupakan mereka lewat bahasa.

Hanya di buku ini pula Anda turut merasakan 'lauk daun karena korona'. Virus korona yang menjadi pandemi pada awal 2020 memang memengaruhi dan mengubah banyak hal dalam kehidupan orang di banyak negara. Komunikasi salah satunya. Bikin gila juga, teriak salah satu vokalis grup rock legendaris dunia dalam lagunya.

Hanya di buku ini juga Anda bisa berbagi senyum karena orang asing yang Anda jumpai di negeri nun jauh di sana berujar fasih dalam bahasa Indonesia. Akan terkejut atau tertawakah Anda kalau orang asing itu berujar, "Sakitnya tuh di sini!"

Buku Dari Warna-Warna Politis hingga Selamat Tinggal Soekarno-Hatta ini berisi esai-esai kebahasaan karangan Dony Tjiptonugroho, editor bahasa di surat kabar Media Indonesia. Esai-esai tersebut pernah dimuat dalam rubrik tentang bahasa yang sudah bersalin nama menjadi Bidasan Bahasa di harian Media Indonesia dalam rentang waktu 2007 hingga 2020. Beragam topik diulas, dari yang awalnya tampak basi sampai yang ternyata asyik akhirnya. Layaknya esai, penulisannya dibawa mengalir. Tidak mengherankan jika nantinya Anda tergugah dan punya cara pandang lain tentang fenomena kebahasaan di sekeliling Anda.


Versi digitalnya bisa didapatkan di: 



Integrasi Gerak Transendental-Mekanis Mengapa Gerak Ada? (Rp. 62.000,-)

Judul    : Integrasi Gerak Transendental-Mekanis Mengapa Gerak Ada?
Kode    : NF-IGTMMGA
Kategori: Non fiksi
ISBN     : 978-623-7214-89-2
Halaman: 195
Penulis  : Arie Sukma Jaya
Harga   : Rp. 62.000,-












Gerak merupakan pengalaman hidup yang tidak asing bagi kita semua sebagai manusia. Kita menemui gerak di mana pun dan kapan pun di lingkungan sekitar kita, bahkan gerak juga terjadi dalam diri kita sendiri. dengan merenungkan suatu gerak, kita akan menyadari bahwa gerak itu istimewa. Keistimewaan gerak itu menimbulkan suatu pertanyaan sederhana, "Mengapa gerak ada?"

Buku ini merupakan suatu perjalanan pengalaman penulis untuk mengetahui jawaban dari pertanyaan itu. Berangkat dari sudut pandang mekanis suatu gerak, penulis membawa kita juga memasuki sisi transendental dari suatu gerak. Hal ini melahirkan suatu ide integrasi gerak transendental-mekanis. Dalam integrasi gerak ini kita masing-masing dapat menjadi manusia respons untuk suatu kemuliaan dan keindahan kehidupan nyata yang kita jalani.

Bersamamu, Menjemput Surga (Rp. 42.000,-)

Judul    : Bersamamu, Menjemput Surga
Kode    : NF-BMS
Kategori: Non fiksi
Halaman: 112
ISBN    : 978-623-7214-80-9
Penulis  : Ahmad Misbahul Anam dan Ummu Ahya
Harga   : Rp. 42.000,-












Menikah adalah keinginan semua orang, karena dengan pernikahan yang sebelumnya haram menjadi halal, yang tadinya maksiat menjadi ibadah, yang tadinya tidak kenal menjadi akrab, yang tadinya seranjang sendiri akhirnya akan berdua. Akhirnya pernikahan menjadi sangat indah  didengar dan ingin segera ditunaikan. Karena ‘saking’ inginnya cepat-cepat, kadang-kadang antara yang seharusnya belum boleh dikerjakan dan sudah dibolehkan menjadi samar-samar.   Apalagi kalau bicara orientasi pernikahan, pasti semua orang menginginkan keluarganya sakinah, sa’idah, salimah, mawaddah dan penuh dengan rahmat.  Dan tanda-tanda itu terlihat manakala biduk rumah tangganya berjalan diantara iman dan ketaqwaan, bisa menjadi bagian dari dari entitas dakwah di masyarakat, dan muara akhirnya kelak terselamatkan dari panasnya api neraka dan bisa berkumpul di surga bersama orang-orang yang dicintanya.

Versi digitalnya bisa didapatkan di: 



Gegap Gempita Perjalanan Sejarah dan Upaya Status Kepahlawanan Eyang Hasan Maolani Lengkong (Rp. 100.000,-)

Judul    : Gegap Gempita Perjalanan Sejarah dan Upaya Status Kepahlawanan Eyang Hasan Maolani Lengkong
Kode    : NF-GGPSdUSKEHML
Kategori: Non fiksi
Halaman: 264
ISBN     : 978=623-7214-79-3
Penulis  : Idik Saeful Bahri
Harga   : Rp. 100.000,-








Eyang Hasan Maolani adalah salah satu musuh terbesar pemerintah Kolonial Belanda di sekitaran abad ke-19 Masehi. Beliau sezaman dengan Pangeran Diponegoro dan Kiai Mojo. Saking besarnya pengaruh Eyang Hasan Maolani, beliau diasingkan oleh pemerintah Hindia Belanda ke wilayah yang sekarang bernama kampung Jawa Tondano, di Sulawesi Utara. Eyang Hasan Maolani bergabung dengan Kiai Mojo dan rombongan gerilyawan Perang Jawa.

Beberapa tokoh perjuangan yang sama-sama diasingkan ke kampung Jawa Tondano, telah secara resmi diakui oleh negara dengan diberikan gelar pahlawan nasional, sebut saja Kiai Mojo dan Imam Bonjol. Lantas mengapa sang Kiai Lengkong ini belum juga mendapatkan pengakuan yang sama?

Buku ini hadir untuk membahas dan menganalisis sepak terjang dan gagasan pemikiran Eyang Hasan Maolani yang bisa membuat takut pemerintahan kolonial. Serta buku ini membuktikan bahwa Eyang Hasan Maolani benar-benar layak dianugerahi gelar pahlawan nasional.


Versi digitalnya bisa didapatkan di: 



Buku digital di

Fanpage